Selasa, 01 Mei 2012

teknik pemeriksaan os femur

Posisi Basic
1. Antero-Posterior
2. Lateral, dengan dua cara yaitu
- lateral dengan sinar vertikal
- lateral dengan sinar horizontal


Posisi ap 
pp : pasien supine diatas meja pemeriksaan kedua tungkai lurus 
po : tungkai atas, yang diftoto diatur dengan true AP yaitu dengan cara 
- pelvis true AP dengan mengatur pasien, illiaca antero superior (SIAS) kanan dan kiri berjarak sama dengan meja pemeriksaan.
-knee joint true AP dengan mengatur condylus lateralis dan condylus medialis berjarak sama terhadap meja pemeriksaan, kaset diletakkan horizontal dan memanjang dibawah tungkai atas yang difoto. Di usahakan agar kaset tersebut dapat meliputi kedua ujung.Os femur yang difoto. 
FFD : 90 cm
CR : vertikal tegak lurus film 
CP : pada pertengahan os femur 
kriteria gambar tampak gambar Ap os femur , dengan batas atas hi[ join dan batas bawahnya kee joint.Pada umumnya kontras antara jaringan lunak dan  tulang pada bagian proximal dan destal berbeda,oleh karena ketebalan antara ke 2 bagian tersebut tidak sama 


posisi lateral dan sinar vertical 
Pp : lutut dari tungkai yang akan di foto sedikit flexio,tungkai di atas diatur true lateral dengan tepi lateralnya menempel pada kaset.angkle joint di janggal dengan spon dan diatas tungkai diletakkan sendi bagian untuk imobilisasi tungkai yang di foto dapat dilihat dengan 2 cara 
-tungkai diatas di arahkan kedepan ,genu flexio dan tungkai bawahnya di arah caudal
-tungkai di atas diarahkan kebalik genu flexio dan tungkai bawahnya diarahkan ke posterior penderita.Kaset di letakkan horizontal dan memanjang di bawah tungkai yang di foto 
FFD : 90 Cm
CR : vertikal tegak lurus bidang film 
CP : pertengahan os femur 


 Lateral dengan sinar horizontal
PP : pasien supine diatas meja pemeriksaan
PO : tungkai yang di foto lurus dan diatur true AP terhadap meja pemeriksaan ,knee joint di ganjal dengan spone agar sedikit terangkat.
-tungkai yang lain lihat tungkai atas vertikal lutut flexio 90*,tungkai atas horizontal diganjal dengan alat pengganjal.Kaset vertikal pada tepi lateral dari tungkai atas yang akan di foto,dan diatur memanjang agar dapat meliputi ke2 ujung os femur
FFD : 90 CM
CR  : horizontal tegak lurus bidang film 
CP : pertengahan os femur

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates